Tentang PIM
Indonesia saat ini memasuki periode aging population dimana terjadi peningkatan harapan hidup sehingga terjadi peningkatan jumlah populasi lanjut usia atau geriatrik. Lanjut usia sendiri didefinikan sebagai orang yang telah mencapai usia 60 tahun ke atas (Menkes RI, 2014). Pemerintah mencatat terjadinya penambahan jumlah penduduk lanjut usia yang awalnya 7,56% pada tahun 2010 menjadi 9,7% pada tahun 2019 dan diperkirakan akan terus meningkat hingga diproyeksikan mencapai 15,77% pada tahun 2035 (Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, 2019). Pasien geriatrik mengalami perubahan fisiologis yang mempengaruhi farmakokinetika dan farmakodinamika obat di dalam tubuh (Hajjar dkk., 2015; 24 Shetty dan Woodhouse, 2019).
Istilah PIM (Potentially Inappropriate Medication) untuk geriatrik merujuk pada obat-obatan yang jika diresepkan pada geriatrik menyebabkan resiko efek samping yang lebih besar dibanding dengan manfaat klinisnya, khususnya jika ada bukti ilmiah adanya alternatif obat lain yang lebih aman atau lebih efektif pada kondisi serupa (Renom-Guiteras dkk., 2015, hal. 7). PIM pada pasien geriatrik memerlukan tatalaksana berupa optimalisasi pengobatan, namun hal ini masih sulit dilakukan karena banyaknya kendala pelaksanaannya. Hambatan dilaksanakannya optimalisasi pengobatan untuk menurunkan PIM dibagi menjadi 4 domain, yaitu (Xu dkk., 2021):
a) Kendala yang berkaitan dengan penulis resep (pengetahuan yang tidak adekuat, kurangnya concern pada konsekuensi efek merugikan dari obat, clinical inertia, kurangnya komunikasi)
b) Kendala yang berkaitan dengan pasien (terbatasnya pemahaman, ketidakpatuhan terhadap pengobatan, ketergantungan obat)
c) Kendala yang berkaitan dengan lingkungan (tidak adanya layanan yang komprehensif, ketidakcukupan modal, waktu yang terbatas)
d) Kendala yang berkaitan dengan teknologi (implementasi yang kompleks dan arahan yang kurang dapat diaplikasikan)
Cara yang paling populer dalam mencegah PIM adalah dengan menerapkan kriteria eksplisit berupa daftar obat yang berpotensi menyebabkan resiko merugikan pada geriatrik untuk dihindari dalam peresepan (Motter dkk., 2018). Beberapa daftar yang telah dibuat untuk mengidentifikasi dan atau mencegah PIM pada geriatrik yaitu Beer’s Criteria dan STOPP/START Criteria merupakan dua kriteria terbanyak yang digunakan di seluruh dunia, selain FORTA dan IPET (Curtin dkk., 2019; Di Martino dkk., 2020). Beers criteria pertama kali diperkenalkan oleh Mark H Beers tahun 1991 lalu selanjutnya diambil alih oleh American Geriatric Society (AGS) untuk dilakukan proses validasi dan perbaikan kriteria Beer’s secara berkelanjutan mulai tahun 2012 hingga versi terakhir dipublikasikan tahun 2019 (American Geriatrics Society, 2019). Sedangkan kriteria STOPP/START merupakan daftar potensial error dalam peresepan yang pertama kali dibuat tahun 2003 dan divalidasi tahun 2006. Kriteria STOPP versi 2 telah dilakukan alih bahasa, validasi dan uji reliabilitas menggunakan bahasa Indonesia menjadi Daftar STOPP_INA (Fauziyah dkk., 2020).
Optimalisasi pengobatan untuk mencegah terjadinya PIM pada geriatrik hingga saat ini memiliki banyak kendala baik dari sisi tenaga kesehatan, pasien, lingkungan, dan teknologi sehingga perlu adanya intervensi lintas domain terhadap hambatan-hambatan ini. Layanan digital dalam clinical decision support system diketahui memiliki luaran positif terhadap peresepan pasien, sehingga dapat menjadi salah satu jalan keluar misalnya dengan bentuk clinical decision support system jenis intervensi digital mobile (WHO 2019). pengembangan aplikasi berbasis android yaitu GESDUA ini ditujukan untuk mengimplementasikan kriteria eksplisit AGS Beer’s Criteria 2019 dan STOP_INA dalam tatalaksana pasien geriatrik dengan tujuan menurunkan angka PIM sehingga terjadi peningkatan keamanan pengobatan pasien lanjut usia.
Referensi
American Geriatrics Society, 2019. American Geriatrics Society 2019 Updated AGS Beers Criteria® for Potentially Inappropriate Medication Use in Older Adults: 2019 AGS BEERS CRITERIA® UPDATE EXPERT PANEL. Journal of the American Geriatrics Society, 67: 674–694
Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, K.R., 2019. 'Indonesia Masuki Periode Aging Population', , govermental website, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. URL: https://www.kemkes.go.id/article/view/19070500004/indonesia-masuki-periode-aging-population.html (diakses tanggal 4/6/2022)
Curtin, D., Gallagher, P.F., dan O’Mahony, D., 2019. Explicit criteria as clinical tools to minimize inappropriate medication use and its consequences. Therapeutic Advances in Drug Safety, 10: 204209861982943.
Di Martino, E., Provenzani, A., dan Polidori, P., 2020. Evidence-based application of explicit criteria to assess the appropriateness of geriatric prescriptions at admission and hospital stay. PLOS ONE, 15: e0238064
Fauziyah, S., Andrajati, R., Sartika, R.D., dan Radji, M., 2020. Adaptation and validation of the screening tool of older people’s prescriptions instrument for the Indonesian population. Journal of Research in Pharmacy Practice, 9: 24.
Hajjar, E.R., Gray, S.L., Slattum, P.W., Starner, C.I., Maher Jr, R.L., Hersh, L.R., dkk., 2015. Pharmacotherapy Handbook, 9th ed. Mc Graw Hill Education, New York.
Menkes RI, M.K.R.I., 2014. PMK No. 79 ttg Penyelenggaraan Pelayanan Geriatri di RS.
Motter, F.R., Fritzen, J.S., Hilmer, S.N., Paniz, É.V., dan Paniz, V.M.V., 2018. Potentially inappropriate medication in the elderly: a systematic review of validated explicit criteria. European Journal of Clinical Pharmacology, 74: 679–700.
Renom-Guiteras, A., Meyer, G., dan Thürmann, P.A., 2015. The EU(7)-PIM list: a list of potentially inappropriate medications for older people consented by experts from seven European countries. European Journal of Clinical Pharmacology, 71: 861–875.
Shetty, H. dan Woodhouse, K., 2019. Clinical Pharmacy and Therapeutics, Sixth edition. ed. Elsevier.
WHO, W.H.O., 2019. WHO guideline: recommendations on digital interventions for health system strengthening. Bulletin of the World Health Organization,
Xu, Z., Liang, X., Zhu, Y., Lu, Y., Ye, Y., Fang, L., dkk., 2021. Factors associated with potentially inappropriate prescriptions and barriers to medicines optimisation among older adults in primary care settings: a systematic review. Family Medicine and Community Health, 9: e001325.